Minggu, 05 Februari 2023

Kisi-kisi Soal LUS/US Sejarah Indonesia dan Sejarah Peminatan T.P 2022/2023

 



Jenis Sekolah                          : SMA

Mata Pelajaran/Kelas           : SEJARAH INDONESIA/XII (WAJIB)

Kurikulum                              : Kurikulum 2013

Jurusan                                   : IPA & IPS

            

 

No

Idikator Soal

1.

Disajikan deskripsi salah satu pengertian sejarah menurut para ahli dan tahapan tahapan penelitian sejarah

2.

Disajikan deskripsi tahap tahap dalam penulisan sejarah dan tahapan penelitian sejarah

3.

Disajikan tabel tahapan kehidupan manusia pra aksara dalam memenuhi kehidupan disituasi alam yang masih liar

4.

Disajikan deskripsi berbagai hasil kehidupan manusia zaman aksara  yang berupa alat alat untuk membantu mempertahankan kehidupannya

5.

Disajikan deskripsi tentang penyebab perbedaan flora dan fauna antara indonesia Timur dan Indonesia Barat

6.

Disajikan rumusan tentang salah satu teori masuknya agama dan kebudayaan Hindu Budha di Indonesa dari beberapa ahli

7.

Disajikan tentang beberapa bukti perbedaan bangunan peninggalan kerajaan Hindu Budha diwilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur

8.

Disajikan tentang beberapa bukti kegiatan masyarakat Hindu Budha yang masih dilestarikan oleh masyarakat yang dikaitkan dengan kebudayaan Indonesia asli

9.

Disajikan beberapa kutipan teori masuknya agama dan budaya Islam dan proses mudah diterimanya Islam di wilayah Indonesia

10.

Disajikan beberapa kegiatan keagamaan Islam yang masih releven dengan kegiatan masyarakat Indonesia hingga sekarang

11.

Disajikan tentang penyebab awal bangsa Eropa melakulan penjelajahan Samudera hingga ke Nusantara

12.

Disajikan proses masuknya Bangsa Eropa hingga mendaratnya Bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia Timur

13.

Disajikan tentang kegiatan VOC untuk menguasai wilayah Nusantara dengan berbagai tipu muslihat dan kekerasan

14.

Disajikan situasi Indonesia masa pemerintahan Deandels dan masa Pemerintahan Rafles yangdibuktikan dengan peninggalan yang ada hingga sekarang

15.

Disajikan beberapa keuntungan pelaksanaan tanam paksa di Indonesia dengan berbagai tumbuhan yang dibawa oleh Belanda ke Indonesia

16.

Disajikan beberapa bentuk perlawanan bangsa Indonesia di berbagai daerah menghadapi kekejaman Belanda oleh kerajaan kerajaan Nusantara

17.

Disajikan tentang perkembangan pergerakan kemerdekaan Indonesia dengan adanya pelaksanaan politik etis di Indonesia

18.

Ditampilkan tentang beberapa organisasi organisasi buatan Jepang yang bermanfaat bagi perkembangan kemiliteran di Indonesia

19.

Disajikan tentang upaya perumusan Dasar negara yang dilakukan oleh BPUPKI dan PPKI sebelum Indonesia Merdeka

20.

Disajikan beberapa bukti tentang keterbukaan Laks. Maeda dalam mendukung Persiapan Kemerdekaan di Indonesia

21.

Disajikan tentang tiga perubahan yang ada dalam teks proklamasi kemerdekaan Indonesia

22.

Disajikan beberapa badan yang membantu presiden dalam menjalankan pemerintahan setelah di sahkan oleh PPKI

23.

Disajikan tentang peristiwa pemberontakan PKI Madiun tahun 1948 dan cara penanggulangan pemberontakan

24.

Disajikan narasi tentang alasan Kartosuwiryo mendirikan negara Islam Indonesia di Jawa Barat

25.

Disajikan beberapa narasi pentingnya Integrasi bangssa untuk mempersatukan berbagai perbedaan

26.

Disajikan beberapa keteladanan tokoh daerah dalam membangun persatuan (Sri Sultan HB IX, Jendral Sudirman, Franskaisepo dll)

27.

Disajikan  beberapa tokoh wanita Indonesia yang berjuang untuk tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia

28.

Disajikan narasi tentang perkembangan kehidupan demokrasi liberal setelah keluarnya Maklumat tanggal 3 November 1945

29.

Disajikan   narasi                          tentang  partai partai yang menang dalam pemilu 1955

30

Ditampilkan tentang beberapa alasan penyebab munculnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959

31.

Disajikan narasi tentang beberapa penyimpangan yang terjadi pada masa demokrasi terpimpin

32.

Disajikan narasi terkait perkembangan ekonomi Indonesia hingga keberhasilan dalam Swasembada Pangan tahun 1982

33.

Ditampilkan tentang beberapa agenda reformasi yang masih releven dengan kehidupan sekarang terutama dalam otonomi daerah

34.

Ditampilkan narasi agenda reformasi yang berkaitan dengan pelaksanaan Reformasi bidang hukum

35.

Disajikan narasi tentang peranan Indonesia dalam KAA

36.

Ditampilkan Narasi tentang upaya penyelesaian masalah Palestina dengan pengiriman Pasukan Perdamaian Dunia

37.

Ditampilkan tabel faktor-faktor yang  berkaitan dengan upaya menjadikan wilayah Asia Tenggara Bebas Nuklir

38.

Disajikan  ilustrasi  tentang  dampak terjadinya gempa bumi bagi kehidupan masyarakat sekitar

39.

Disajikan narasi terkait tindakan pemerintah menghapuskan PPKM dan dampak bagi perkembangan ekonomi

40.

Disajikan beberapa pernyataan  tentang  alasan Rusia melakukan ekspansi ke Ukraina

  

Jenis Sekolah                          : SMA

Mata Pelajaran/Kelas            : SEJARAH PEMINATAN/XII

Kurikulum                              : Kurikulum 2013

Jurusan                                   : IPS

 

 

No

Idikator Soal

1.

Disajikan deskripsi tentang kegunaan dalam sejarah bagi kehidupan manusia

2.

Disajikan deskripsi tahap tahap kehidupan manusia dalam menaklukan Alam pada masa Purba dan masa kini

3.

Disajikan tabel tahapan kehidupan manusia pra aksara dalam memenuhi kehidupan disituasi alam yang masih liar dari masa berburu dan Meramu hingga bercocok tanam

4.

Disajikan deskripsi berbagai hasil kehidupan manusia untuk kepentingan saat ini dan kehidupan yang akan datang

5.

Disajikan tentang tabel periodesasi sejarah dari kehidupan awal manusia masa pra aksara hingga masa aksara

6.

Disajikan Deskripsi berbagai peristiwa sejarah yang berhubungan dengan berbagai peristiwa yang ada hubungannya kausalitas

7.

Disajikan tentang beberapa bukti perkembangan peradapan manusia masa lalu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia

8.

Disajikan tentang beberapa bukti dan sumber sejarah yang bisa digunakan untuk penulisan sejarah sebagai ilmu

9.

Disajikan beberapa kutipan  Historiografi tradisional dan Kolonial sesuai kepentingannya

10.

Disajikan deskripsi kehidupan manusia dan hasil budaya yang menyerupai kebudayaan pra aksara Indonesia  pada kebudayaan Bacson dan Hoabinh

11.

Disajikan beberapa teori tentang asal usul bangsa Indonesia yang telah mendiami nusantara

12.

Disajikan proses masuknya Bangsa Eropa hingga mendaratnya Bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia Timur

13.

Disajikan tentang kegiatan VOC untuk menguasai wilayah Nusantara dengan berbagai tipu muslihat dan kekerasan

14.

Disajikan  deskripsi situasi Perancis menjelang terjadinya Revolusi Perancis, sistem monarki absolut dan timbulnya kekecewaan Masyarakat hingga terjadinya Revolusi tahun 1789

15.

Disajikan beberapa perubahan kekuasaan dengan munculnya Revolusi Perancis di Indonesia

16.

Disajikan beberapa bentuk nasionalisme yang ada di Indonesia sehingga lahirnya Kemerdekaan Indonesia

17.

Disajikan tentang perkembangan eropa sebelum meletusnya perang dunia I

18.

Disajikan tentang alasan Jepang dalam Perang Dunia II dan terjadinya perang asia timur raya

19.

Disajikan tentang organisasi organisasi perjuangan kemerdekaan Indonesia

20.

Disajikan tentang organisasi perjuangan pembentukan BPUPKI/PPKI menuju Indonesia Merdeka

21.

Disajikan tentang teks sumpah pemuda dan dampaknya pada pergerakan nasional

22.

Disajikan beberapa organisasi kedaerahan yang melatar belakangi munculnya Sumpah pemuda

23.

Disajikan pengaruh sumpah pemuda bagi perjuangan bangsa Indonesia dimasa pergerakan.

24.

Disajikan narasi tentang penaklukan Jepang terhadap Belanda di Indonesia dan peralihan kekuasaan

25.

Disajikan narasi tentang alasan Jepang mudah diterima oleh bangsa Indonesia di awal ekspansi ke Indonesia

26.

Disajikan beberapa keteladanan tokoh tokoh daerah yang mendukung pergerakan nasional (Frans Kaisepa, Sri Sultan Hamengkbuwono IX)

27.

Disajikan  tentang rumusan proklamasi di kediaman Laksamana Maeda  hingga pembacaan teks Proklamasi di Pegangsaan Timur 56

28.

Disajikan  tentang  peristiwa di Rengas Dengklok hingga kembalinya tokoh tokoh nasional di Indonesia kembali di Jakarta.

29.

Disajikan  tentang  penyampaian berita kemerdekaan ke daerah daerah seteleh pembacaan teks proklamasi

30

Ditampilkan tentang beberapa dukungan bangsa lain terhadap kemerdekaan Indonesia

31.

Ditampilkan tentang dukungan dukungan penguasa daerah terhadap kemerdekaan Indonesia

32.

Ditampilkan tentang penyampaian berita kemerdekaan di daerah daerah terpencil wilayah Indonesia

33.

Disajikan narasi tentang perkembangan IPTEK yang dapat merubah sosialisasi manusia.

34.

Ditampilkan narasi tentang peran serta Indonesia dalam pendirian ASEAN dan penyelesaian masalah Kamboja

35.

Ditampilkan narasi tentang peran serta Indonesia dalam Gerakan Nonblok

36.

Ditampilkan narasi tentang peran serta Indonesia dalam pengiriman pasukan perdamaian dunia

37.

Ditampilkan narasi tentang upaya mengatasi pemerintahan junta militer di Myanmar

38.

Disajikan  ilustrasi  tentang  bentuk bentuk pasar bersama eropa bagi perkembangan ekonomi dunia

39.

Disajikan narasi upaya menjadikan wilayah Asia Tenggara Bebas Nuklear

40.

Disajikan beberapa pernyataan  tentang  alasan Rusia melakukan ekspansi ke Ukraina

 



 


Senin, 30 Januari 2023

Dayung-dayung, Laju-laju: Kisah Migrasi di Kepulauan Indonesia

Penulis: Adi Setiawan

Perahu memainkan peran penting dalam pergerakan manusia di Kepulauan Indonesia masa lalu.

Perahu Bercadik (Sumber: Narasi Sejarah)

 

Indonesia sebagai kepulauan terbesar di dunia senantiasa memainkan peran yang aktual sebagai tempat pembauran migrasi manusia menuju wilayah-wilayah yang mengarah ke Oseania, seperti Papua Nugini, Australia, dan lebih jauh ke timur, pulau-pulau di Lautan Pasifik. Fenomena ini telah diamati dengan mengambil zaman prasejarah sebagai titik tolak dan menjadikan Indonesia sebagai tempat menetap terakhir, persilangan, dan hulu dari berbagai aliran genetis dan budaya (Hubert Forestier 2007:25).

Perpindahan manusia di kepulauan Indonesia, khususnya dari sebelah utara memang telah terjadi sejak masa pra-aksara. Dan hal ini kemudian berlanjut hingga masa saat ini. Perpindahan tersebut, telah menjadikan Indonesia sebagai wilayah dengan keaneragaman yang tinggi.

Perpindahan manusia pada masa pra-aksara ke Indonesia, para ahli mempunyai banyak penjelasan, adapun alasan mengapa mereka melakukan migrasi ke Indonesia di antara adalah keinginan manusia masa pra-aksara untuk mencari lingkungan baru yang menyediakan kebutuhan hidupnya, yang mungkin sudah tidak dapat dipenuhi ditempat asalnya. Selain itu perpindahan mereka erat kaitanya dengan kompetisi antar manusia, mereka yang tidak bisa memenangkan persaingan kemudian memilih bermigrasi dari tempat asalnya.

Indonesia sebagai wilayah lautan yang ditaburi gugusan pulau, yang terpisah dengan daratan benua Asia di sebelah utara tidak dapat dijangkau bila tanpa sarana angkut perairan. Migrasi yang dilakukan pada masa pra-aksara tentunya tidak akan dapat dilepaskan dari alat angkut berupa perahu. Walaupun fungsi awalnya, mungkin hanya terbatas pada bisa dipakai bergerak di atas air. Penggunaannya terutama untuk berburu dan memancing (Andi Nur Aminah 2011:24).

Namun besar kemungkinan jika perahu kemudian memiliki peran sentral dalam proses migrasi nenek moyang.Peranan penting perahu pada proses migrasi nenek moyang, dapat terlihat terutama dalam mengarungi lautan menuju kepulauan Indonesia.

Hubungan manusia Indonesia dengan perahu jika dilihat dari sisi sejarah telah berlangsung selama ribuan tahun. Hal ini dapat diperjelas dengan adanya data arkeologis yang menggambarkan tentang kegiatan manusia dengan perahu. Awalnya perahu yang ditemukan dan tergambar di gua-gua adalah jenis perahu jukung atau sekarang dengan istilah sampan (Mundardjito dkk 2009:38). 

Di gua-gua hunian di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara terdapat lukisan mengenai aktivitas beberapa manusia yang sedang mendayung perahu. Bahkan dalam lukisan tersebut ada beberapa perahu yang tampak digambar menggunakan layar (Endjat Djaenuderadjat 2013:31).

Lukisan perahu dengan aktivitas manusia di dalamnya tersebut dianggap memiliki pola yang spektakuler. Hal tersebut diperkuat dengan adanya layar berbentuk persegi panjang dan pola garis vertikal. Melihat bentuknya, diduga perahu tersebut berfungsi sebagai perahu niaga atau untuk mencari ikan (Marwati Djoned dan Nugroho Notosusanto 2008:192). Lukisan perahu di dinding gua juga ditemukan  di Pulau Kei Kecil dan Teluk Seleman (Pulau Seram Utara). Bersamaan dengan lukisan perahu, pada umumnya di dinding gua-gua tersebut juga dijumpai beberapa lukisan lain seperti lukisan hewan buruan dan cap tangan.

Dari data arkeologis pula menerangkan bahwa penggunaan perahu telah berlangsung sejak masa neolitikum (masa batu muda). Temuan di beberapa tempat onggokan-onggokan sampah kulit kerang atau kyokkenmodinger di pantai timur Sumatera Utara/Aceh menunjukan adanya pemanfaatan hasil laut untuk menambah mata pencaharian bagi manusia, dan menurut analisa pemanfaatan hasil laut menunjukan adanya penggunaan adanya alat transportasi dengan perahu (Endjat Djaenuderadjat 2013:31).

Kehidupan manusia masa pra-aksara jika dilihat dari data arkeologi sepertinya mereka telah akrab dengan alat transportasi ini. Keperluan mereka dalam mencari makanan dan mobilitas tentu akan lebih mudah jika mereka menggunakan perahu, terlebih pada masa itu keadaan memang lebih mendukung jika mobilitas dilakukan di perairan dengan menggunakan perahu dibanding harus melalui hutan yang cukup menyulitkan. Jika kita bandingkan mungkin keadaan manusia masa itu sama dengan keadaan masyarakat di pedalaman pulau Kalimantan yang dalam kesehariannya sangat akrab dengan perahu dibanding moda transportasi darat.

Bambang Budi Utomo menjelaskan pada masa pra-aksara bentuk perahu masih sangat sederhana. Cara mereka membuat perahu adalah dengan memotong sebatang pohon lalu bagian tengahnya dikeruk dengan menggunakan alat sederhana, seperti beliung dari batu. Nampaknya mudah, tapi dalam kenyataannya cukup sulit. Dinding perahu harus dapat diperkirakan tebalnya. Tidak boleh terlalu tebal atau terlampau tipis. Jangan sampai badan perahu mudah pecah atau bocor apabila terantuk karang atau kandas di pantai yang keras. Apabila badannya sudah selesai, barulah diberi cadik di sisi kiri dan kanan badan perahu.

Perahu bercadik adalah perahu yang di bagian sampingnya memakai sayap dari kayu atau bambu sehingga tidak mudah terbalik. Perahu bercadik inilah yang menurut ahli sejarah dijadikan sebagai sarana migrasi nenek moyang dari daerah asalnya, Yunan di Cina Selatan ke wilayah Indonesia, mereka menggunakan perahu bercadik mengarungi lautan yang luas (M. Junaedi Al Anshori 2010:15).

Bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) dan Deutro Melayu (Melayu Muda) adalah contoh bangsa yang menggunakan perahu bercadik saat perpindahannya ke kepulauan Indonesia. Gelombang kedatangan nenek moyang bangsa Indonesia ke kepulauan nusantara itu secara bergelombang. Gelombang pertama diperkirakan datang sekitar 2000-1500 SM, sedangkan gelombang kedua sekitar 1500-500 SM (Herimanto 2012:76).

       Perpindahan gelombang pertama yang dilakukan bangsa Melayu Tua menggunakan jenis perahu beradik satu sedangkan gelombang kedua yang dilakukan bangsa Melayu Muda telah menggunakan jenis perahu bercadik dua (ganda). Keberadaan perahu bercadik jika dilihat dari arus migrasi bangsa Proto Melayu maupun Deutro Melayu tentu telah berlangsung berabad-abad sebelum tarik Masehi. Hal ini tentu  sangat mengindikasikan bahwa kegiatan pelayaran di kepulauan Indonesia telah ada sejak ribuan tahun pula.


Referensi:

Al Anshori, M. Junaedi. 2010. Sejarah Nasional Indonesia: Masa Prasejarah Sampai Masa Proklamasi Kemerdekaan. Jakarta: Mitra Aksara Panaitan

Djaenuderadjat, Endjat. 2013. Atlas Pelabuhan-Pelabuhan Bersejarah Di Indonesia. Jakarta: Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemdikbud

Forestier, Hubert. 2007. Ribuan Gunung, Ribuan Alat Batu Prasejarah Song Keplek, Gunung Sewu, Jawa Timur. Terj. Gustaf Sirait dkk. Jakarta : KPG

Herimanto. 2012. Sejarah Indonesia Masa Praaksara. Yogyakarta: Ombak

Poesponegoro, Marwati Djoened,  dan Nugroho Notosusanto (Ed). 2008. Sejarah Nasional Indonesia I: Zaman Prasejarah Indonesia.Edisi Revisi. Jakarta: Balai Pustaka




Ketakutan terhadap Malaria di Oosthaven

              Malaria memberikan citra buruk bagi Oosthaven. Orang-orang menyadari bahaya yang akan                                         ...

Populer